Untuk kamu investor pemula yang nggak mau sekedar berinvestasi di ORI atau Surat Utang
Negara, pasti kamu direkomendasi untuk berinvestasi di reksadana. Namun, mengapa harus reksadana?
Kenapa reksadana dianggap sebagai pilihan yang pas bagi seorang pemula dalam investasi? Berikut adalah 7 keuntungan berinvestasi reksadana untuk pemula:

1. Ada manager investasi
Untuk kebanyakan orang, investasi adalah hal yang tidak mudah. Apalagi harus memilih produk
investasi apa yang sebaiknya diambil, akan sulit bagi seseorang yang baru memulai.

Reksadana yang kamu beli akan dikelola oleh manager investasi. Jadi, manager investasi ini akan memilih dan menetukan kapan membeli, kapan menjual untuk setiap transaksi, sehingga kamu nggak usah khawatir tentang fluktuasi, karena sudah ada manager investasi.

Manager investasi ini memang bertugas untuk menjaga aset reksadana yang kamu pilih. Tapi pilihannya apa dan bagaimana, atau apa isi dari reksadana itu, bisa kamu lihat detailnya di fund fact sheet.

2. Harga yang terjangkau
Berbeda dengan aset investasi lain yang cenderung mahal, kepemilikan reksadana bisa kamu miliki
mulai dari Rp. 100.000,00. Bahkan kalau nggak salah, ada beberapa digital platform yang memudahkan
kamu untuk bisa membeli reksadana dengan harga Rp. 50.000,00.

Kepesertaan kamu akan dihargai dalam bentuk satuan unit. Jadi misalnya harga per unit reksadana pilihanmu adalah Rp. 16.000 dan kamu membelinya sebesar Rp. 100.000, maka kamu akan memiliki 6,25 unit reksadana tersebut.

3. Ada diversifikasi dalam produk
Diversifikasi adalah salah satu usaha untuk meminimalisir resiko. Keunikan suatu reksadana adalah
sudah ada diversifikasi di dalam produknya. Contoh dalam sebuah reksadana pendapatan tetap, akan
ada beberapa obligasi, surat utang negara, bonds dan lain-lain yang tergabung di dalamnya.

Dalam reksadana saham, pilihan saham-saham unggulan akan sudah terbagi menjadi beberapa
sectoral, sehingga tidak usah khawatir mengenai resiko, karena sudah disesuaikan dalam komposisi
pemilihan sahamnya yang ideal.

4. Bisa dicairkan kapan saja tanpa jatuh tempo, tanpa penalti
Nggak seperti tabungan berkala yang mengharuskan kamu untuk rutin melakukan pembayaran tanpa
boleh terlambat, reksadana lebih fleksibel. Bahkan di beberapa platform penjualan reksadana, ada
fasilitas autodebit yang bisa kamu manfaatkan.

Namun kalau terjadi gagal bayar, karena misalnya kamu lupa atau terlambat menyetor dana di tabungan kamu, nggak akan ada biaya penalty yang dibebankan. Bahkan apabila kamu baru membelinya di awal bulan dan ingin mencairkannya di akhir bulan, tetap diperbolehkan tanpa penalti apa-apa. Kamu hanya akan dikenakan fee jual atau fee beli yang besarnya variatif antara 1-2%.

5. Ada laporan keuangan
Meski kamu bisa memantaunya secara mandiri, akan ada laporan keuangan yang dikirimkan ke alamat
rumah, atau email kamu, sesuai dengan yang terdaftar di tempat kamu membeli reksadana. Sehingga
kamu akan bisa terus mengawasi bagaimana perkembangan investasi yang kamu miliki, tanpa harus
terus menerus memantau perkebangannya di layar monitor.

Investasi reksadana tidak membutuhkan kamu untuk memonitornya setiap hari. Nggak seperti trader
saham. Cukup lakukan pengecekan yang disesuaikan dengan tujuan keuangan, dan biarlah uang Anda
bekerja. Kamu hanya cukup memantaunya sesekali, sesuai dengan kebutuhan.

6. Bisa dilakukan secara online
Keterbatasan waktu karena bekerja membutuhkan kamu untuk bisa melakukan aktivitas secepat dan
sepraktis mungkin. Pembelian reksadana juga. Bahkan ada beberapa perbankan, dan institusi keuangan
yang sudah bisa memberikan fasilitas pembelian reksadana secara online, sehingga kamu tidak perlu
membuang waktu yang berlebihan, untuk membeli produk keuangan ini.

Tentu ada proses pendaftaraan dan pembukaan rekening onlinenya, yang mau nggak mau harus kamu
penuhi, layaknya pembukaan rekening tabungan biasa. Namun setelah itu, kemudahan membeli
reksadana menjadi semudah Anda berbelanja produk kebutuhan di online shop.

7. Hasil imbal balik yang mampu mengejar inflasi
Salah satu alasan kenapa seseorang berinvestasi adalah agar uang yang dimiliki tidak tergerus oleh
inflasi. Hasil imbal balik yang ditawarkan oleh reksadana apabila diberi waktu, maka akan bisa mengejar
inflasi. Nggak semua produk memang yang akan selalunya memberikan hasil yang baik. Namun produk
terbaik reksadana ini bisa kamu konsultasikan kepada manager investasi tempat kamu membeli
reksadana, atau kamu bisa bertanya langsung kepada Arkana, investasi reksadana apa sih yang tepat
untuk kamu dan tujuan keuangan kamu?

Pahamilah bahwa investasi butuh waktu, dan investasi walau sekecil apapun akan lebih berharga dan
bermanfaat daripada kamu nggak melakukan investasi saat ini. Lagipula kamu nggak akan pernah tahu
siapa atau apa yang akan kamu selamatkan esok dengan investasi yang kamu lakukan hari ini.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*